Sunday, 22 April 2018
Graduate
Masa-masa kuliah yang konon katanya akan dikangenin saat lulus nanti, ternyata benar. Capek dan pusingnya pas kuliah itu lebih menyenangkan dibanding saat nganggur dan ngga ada kerjaan setelah lulus.
Setelah lulus semakin bertanya-tanya hidup ini mau dibawa kemana? semakin sering menanyakan tujuan hidup ini apa?
Rencana yang sudah tersusun dari semenjak kuliah kadang tidak berjalan sesuai rencana saat sudah berhadapan dengan kerasnya realita kehidupan. Kalau kata Ust. Hanan, harus kuatkan iman agar menjalani hidup lebih enjoy.
Hal pertama yang dilakukan setelah lulus adalah magang. Kenapa? karena di kampusku ada program seperti itu. Setelah magang selesai barulah mencari pekerjaan lainnya, hal yang diikhtiarkan dari jauh-jauh hari akhirnya ketemu juga dengan pekerjaan. Sempat risau karena khawatir tidak dapat pekerjaa segera. Pernah merasa sangat semangat mencari pekerjaan. Pernah ciut juga, hampir males nyari-nyari lagi. dan akhirnya tiba di posisi "santai aja, doa aja, kalau sudah rejeki ngga kemana, ngga usah buru-buru, rejeki ngga akan tertukar, Allah maha baik" dan keyakinan itu terbukti. Sekarang sedang diberi tanggung jawab untuk merasakan bagaimana kehidupan orang dewasa itu.
Buat teman-teman sekalian, coba untuk lebih ikhlas ya dalam hidup ini, ngomong kaya gitu memang gampang, tapi mari kita saling mengingatkakan..
Wassalamu'alaikum
Teknik Pencahayaan dalam Fotografi
Siapapun bisa menjadi seorang fotografer meski tidak
menggunakan kamera yang canggih seperti para fotografer pada umumnya, poin
terpentingnya adalah bagaimana kamu di belakang kameranya atau dikenal dengan
istilah“The man behind the gun”. Sehebat
apapun senjata yang kita pegang, kalau kita tidak bisa mengoptimalkannya,
mungkin hasilnya akan biasa-biasa saja. Foto yang diambil tanpa teknik atau
hanya ketidaksengajaan bisa saja menjadi sebuah master piece bagi si pemotret, apalagi foto yang diambil
menggunakan teknik, lebih yahud lagi
kalau dibarengi dengan feeling atau
perasaan – ini yang menjadi ciri khas.
Pakai kamera apapun yang terpenting untuk diperhatikan adalah pencahayaan. Apakah terlalu gelap (under exposure) atau terlalu terang (over exposure). Jika menggunakan kamera DSRL dengan pengaturan manual perlu atur terlebih dahulu segitiga exposurenya yang terdiri dari ISO, diafragma dan shutter speed.
Pakai kamera apapun yang terpenting untuk diperhatikan adalah pencahayaan. Apakah terlalu gelap (under exposure) atau terlalu terang (over exposure). Jika menggunakan kamera DSRL dengan pengaturan manual perlu atur terlebih dahulu segitiga exposurenya yang terdiri dari ISO, diafragma dan shutter speed.
Apasih
ISO, diafragma dan sutter speed itu?
Iso adalah banyaknya cahaya yang masuk ke lensa. Jika angka ISO tinggi maka gambar yang dihasilkan akan terang. Semakin tinggi ISO maka akan semakin terang foto dan semakin banyak noise pada foto tersebut. Misalnya gambar akan memiliki resolusi yang kurang baik apabila diambil dalam keadaan over exposure. ISO tinggi biasanya digunakan saat hari gelap atau di tempat yang kekurangan cahaya sedangkan ISO rendah digunakan di luar ruangan atau di tempat yang terang agar hasil gambar tidak over exposure.
Diafragma bisa diibaratkan dengan mata, semakin lebar kamu membuka mata maka semakin banyak cahaya yang masuk. Jadi jika pembukaan diafragma lebar atau angka diafragma kecil, maka akan semakin banyak cahaya yang masuk. Sebaliknya, semakin kecil pembukaan diafragma, semakin sedikit pula cahaya yang masuk. Sutter speed itu kecepatan lensa menangkap cahaya. Semakin kecil angkanya maka semakin cepat pembukaannya. Contohnya, sutter speed 1/200 akan lebih cepat daripada 1/10.
Setelah
memahami ketiga kunci tersebut, saatnya kita praktik membuat sebuah foto
jalanan pada malam hari, di mana satu objek diam dan kendaraan yang lewat itu
hanya terlihat cahayanya saja. Paham dengan challengenya?
Minggu depan akan kita bahas bagaimana teknik membuat
foto tersebut...
Pantau kita terus ya ^^
Review: Ciliwung River Side
Kata
orang, seorang petualang tidak akan meninggalkan apapun kecuali jejak dan tidak
boleh mengambil apapun selain kenangan.
Memang
kurang nyambung untuk dijadikan bridging untuk review kali ini ya. Baru-baru
ini di Depok, di tepian sungai Ciliwung, ada plang bertuliskan Ciliwung River
Side. Apa itu ya? Mungkin tempat nongkrong anak cowo sambil gitar-gitaran,
pikirku pertama kali melihatnya satu bulan lalu.
Karena
penasaran, demi menghilangkan rasa under estimasiku ini yang ‘ah gitu doang ya?
Apa bagusnya?’,
Wednesday, 8 February 2017
Review: Film La La Land
Awalnya saya kira nama pemeran utama wanitanya itu Lala yang ceritanya ala-ala princess Disney. But, no. Nama tokoh utama wanitanya adalah Mia dan tokoh utama prianya adalah Sebastian yang rela menunda mimpinya dan bergabung dengan sebuah grup band agar bisa dibilang punya pekerjaan tetap (request dari calon mertua).
Katanya film tersebut menangin banyak penghargaan di negara asalnya sana. Tapi kenapa?
Ternyata setelah nonton, filmnya cukup bagus hanya saja bagi yang anti-romance harap hindari ya. Film dengan durasi sekitar 2.5 jam ini full of romance. Walaupun konfliknya tentang ambisi masing-masing tokoh utama untuk meraih mimpi tapi tetep aja romance (fim romance pertama yg gw tonton di bioskop nih).
Sepanjang alur film selalu ada musik, nyanyian dan tarian karena genrenya memang drama musical. Semua musiknya diiringi piano dari opening sampai ending, dari happy sampe sad. Salah satu musik terfavorit saya adalah Late For The Date. Kalau bisa ditraskrip dari nada lagunya, seolah-olah menceritakan tentang keputusasaan, rasa sedih yang dalam, kepasrahan namun merelakan. Dari segi pengambilan gambar tidak usah diragukan lagi, udah jempolan. Tapi masih keliatan pakai green screen :D dan di bagian endingnya muncul satu pertanyaan di kepala saya "Kenapa Mia memutuskan menikah dengan pria lain, padahal dia udah janji mau sama Seb, huh?" hal itu kurang dijelaskan ada konflik apa sebenarnya di antara mereka berdua. Di akhir film itu hanya dijelaskan lewat semacam reka adegan flash back kalau Mia terlampau sudah menikmati hidupnya yang udah maju.
Sunday, 15 November 2015
Beautiful Rain
Dihari yang cerah ini sy ingin membagi sebuah lagu yang membuatku langsun pertama kali mendengarnya. Lagu ini menjadi ost dari anime Sore demo, sekai wa uta utsukushii in. Lirik tersebut saya lihat di blognya Amane-san
Ame Furashi no Uta ~Beautiful Rain~ Nike Remercier (CV: Maeda Rena) Kyou umareta Kanashimi ga Sora e maiagaru Sora wa mezame Kaze wo yobi Kono mune wa furueru Anata wo mamoritai Unmei ni sawaritai Koboreta namida Mune no kubomi wo Yorokobi de mitashitai no It’s a tender rain Anata no moto e Kono uta ga todokimasu youni Donna ni tooku ni Hanareteite mo Shinjiteru Tsutawaru koto Singing in the rain Ame no shizuku ga Utsukushiku Kagayaite yuku Kanashimi zenbu ga Kieru sono toki Sekai wa ugokidasu no Please come the tender rain Kono keshiki ga Itsu no hi ka Karete shimatte mo Sono hitomi ni Afureru omoi Sosogi tsuzukeru Kokoro wo tsunagetai Itami ni furete itai Mezameta asa no Nureta daichi ni Tsubomi wa kitto … Saiteru It’s a tender rain Mimi wo sumashite Yawaraka na Kuuki ni tokete Shizuka ni shizuka ni Mai orite yuku Itsu datte Soba ni iru yo Singing in the rain Watashi wa utau Amaoto ni Omoi wo nosete Doko made mo tsuzuku Toki no kanata ni Mabushii ai ga aru no Here come the tender rain Donna unmei mo Musubiau kokoro wa Ubaenai Donna kanashimi mo Hohoende Sora e to kaeru It’s a tender rain Anata no moto e Kono uta ga todokimasu youni Donna ni tooku ni Hanareteite mo Shinjiteru Tsutawaru koto Singing in the rain Ame no shizuku ga Utsukushiku Kagayaite yuku Kanashimi zenbu ga Kieru sono toki Sekai wa ugokidasu no Please come the tender rain Come! Tender rain
Wednesday, 15 October 2014
Artikel: Berpikir itu Mustahil
Berpikir
itu mustahil
Coba lihat ke dalam dirimu, apa yang sebenarnya kau inginkan dan yang terpenting siapa kamu.
Mungkin
kamu sering berpikir bagaimana untuk menjadi diri sendiri, tapi susah sekali
untuk melakukannya.
Saat
kamu melihat jauh ke dalam dirimu, kamu akan melihat apa yang sangat kamu
inginkan dan kamu akan mencoba sekuat tenaga untuk mewujudkannya. Tapi, saat
bersamaan kamu akan sadar tentang realita, tentang kehidupan nyata di luar
sana. Kamu akan sadar bahwa hal itu tidak mungkin untuk dilakukan.
Tapi, ingatlah banyak hal yang tidak mungkin di dunia ini jika hanya dipikirkan saja. Cobalah kamu lakuakan, meski sedikit dan berat untuk dicoba pada awalnya. Namun, kamu akan mulai terbiasa. Seperti rasa sakit yang sering kamu rasakan. Jika kamu memang sering mengalaminya, seharusnya kamu sudah kebal terhadap rasa sakit itu. Itu akan mempermudah kamu melakukan sesuatu.
Saat
orang lain melihatmu dengan tatapan dingin, mencibir, biarkan dia melihatmu
begitu. Karena mereka hanya melihat dan pada saatnya nanti kamu mereka akan
sadar bahwa orang yang selalu mereka lihat dengan tatapan seperti itu sudah
berada di puncak.
Tuesday, 14 October 2014
Puisi: Aku Adalah Sebuah Kepura-puraan
Aku buta, tuli, bisu
dan lumpuh
Jadi apa yang sedang
kau lakukan aku tak akan bisa melihat
Apa yang kau katakan
aku tak akan mendengar
Aku tak akan
memberitahukannya pada siapapun
Dan aku tidak akan
melakukan apa-apa
Aku bukan siapa-siapa
Jadi,
Walau aku tak buta
Aku akan berpura-pura
buta
Walau aku tak tuli
Aku akan pura-pura tak
mendengarnya
Walau aku tak bisu
Aku akan pura-pura tak
bisa bicara
Walau aku tak lumpuh
Aku akan berpura-pura
tak bisa melakukan apa-apa
Bukan karena aku ingin
berpura-pura
Tapi, karena
Mereka tak berbicara
apa-apa padaku
Tidak mendengarkan aku
saat berbicara
Dan tidak menganggap
aku ada saat aku melakukan suatu hal
Jadi, hanya itu yang
bisa aku lakukan
Berpura-pura
-oza
-oza
Powered by Blogger.
